MARCOS (Marine Commandos) – Pasukan Khusus Angkatan Laut India | Pecinta Militer Pecinta Militer: MARCOS (Marine Commandos) – Pasukan Khusus Angkatan Laut India
Pecinta Militer

SUBSCRIBE FOR MORE VIDEOS

Sunday, 3 July 2016

MARCOS (Marine Commandos) – Pasukan Khusus Angkatan Laut India


MARCOS (Marine Commandos) - Pasukan Khusus Angkatan Laut India
MARCOS - Marine Commandos
MARCOS (sebelumnya bernama Marine Commando force (MCF)) adalah Pasukan khusus Angkatan Laut India. “MARCOS” adalah singkatan ” Marine Commandos”.
Pasukan anagkatan laut berkualifikasi khusus ini pertama kali dibentuk pada Februari 1987. Kemudian berganti nama sebagai Marine Commando force (MCF) pada tahun 1991. Pasukan ini telah  memperoleh reputasi profesional dalam  dua dekade terahir selama keberadaan mereka. Sekarang  pasukan ini dianggap sebagai salah satu pasukan khusus maritim yang terbaik di antara pasukan khusus  maritim lainnya di dunia dan salah satu dari beberapa unit memiliki kemampuan untuk  terjun ke dalam air dengan beban tempur penuh.

MARCOS (Marine Commandos) - Pasukan Khusus Angkatan Laut India
MARCOS - Marine Commandos
Sejak  Perang India Pakistan tahun 1971, India telah menginginkan adanya pasukan elite yang mempunyai kelebihan dibanding dengan pasukan reguler, AL India saat itu memang telah memiliki unit-unit yang memiliki spesialisasi kemampuan seperti unit demolisi bawah air, unit serbu amfibi dan sebagainya, tetapi mereka mengharapkan semua kemampuan istimewa yang diperlukan untuk misi-misi khusus  dikuasai oleh satu unit pasukan khusus yang terlatih dan terfokus. Untuk mewujudkan hal itu,  itu India mengikutsertakan unit-unit khusus AD India dalam latihan ataupun operasi bersama dengan AL India, untuk merumuskan suatu bentuk sesuai dengan kebutuhan.

Tahun 1983 menjadi tonggak sejarah yang penting bagi pasukan khusus India ketika 3 batalion  340th Army Independent Brigade beralih kendali dari AD ke AL India. Setelah digodok oleh Indian Naval Staff, tahun 1986 muncullah perencanaan detail mulai dari doktrin , pelatihan hingga pola operasi pasukan khusus dibawah AL India yang mempunyai kemampuan dalam menjalankan misi-misi khusus , antara lain intai tempur, serbuan kilat sampai dengan kontra terordi lingkungan perairan. Berlanjut kemudian, secara resmi India mengirimkan beberapa perwira untuk berguru pada Navy Seal dan SBS, dan mereka kemudian akan menjadi personel pertama dan inti dari unit khusus AL  India yang resmi dibentuk pada tahun 1987, dan unit tersebut diberi nama IMSFIndian Maritim Special Force ).
Beberapa bulan semenjak terbentuknya, IMSF menjalankan aksi perdananya  dengan menyokong operasi militer India di Srilangka bertajuk Operation Pawan untuk membantu pemerintah Srilangka dalam menghadapi gerilyawan Macan Tamil atau LTTE ( Liberation of Tamil Tiger Eelan ), dan IMSF mendapatkan tugas melakukan pengintaian di daerah pesisir pantai.
Tahun 1991, IMSF berganti nama menjadi MCF ( Marine Commando Force ) dan kemudian MCF lebih dikenal dengan Marine Commandos atau disingkat MARCOS. Salah satu ciri pasukan komando ini yaitu, semua anggotanya baik dari etnis Sikh maupun Non Sikh  diijinkan untuk memelihara jenggot, sehingga MARCOS juga punya julukan Dadiwali Fauj ( Bearded Force ) atau pasukan berjenggot, Popularitas MARCOS makin meningkat ketika diterjunkan dalam operasi untuk membasmi teroris saat teror  Mumbai tahun 2008 apalagi dengan semboyan mereka ‘fight militant like a militant’ ( memerangi militant bagaikan seorang militant ).

Pelatihan MARCOS
Karena sejak awal pembentukannya telah berguru pada Navy Seal, maka kemudian materi pelatihannya menerapkan standar level yang sama, para calon anggota MARCOS ( MARCOS Trainees ) diwajibkan melewati dua tahun masa pelatihan yang terdiri dari beberapa fase, antara lain :
Fase Pertama : Berlangsung sekitar satu bulan dengan sebagian besar porsinya yaitu uji fisik, dalam fase ini, siksaannya tidak jauh beda dengan hell week di Navy Seal, dan umumnya tidak sampai separuh dari kandidat yang bisa lolos dari fase pertama ini.
Fase Kedua : Yaitu Basic Training, atau merupakan inti dari pelatihan dasar MARCOS. Fase ini berlangsung selama 9 bulan dengan materi-materi dasar untuk pasukan khusus terutamamatra air. Semua personel MARCOS berkualifikasi linud/ para dan memiliki kemampuan terjun HALO dan HAHO ke perairan dengan peralatan lengkap.
MARCOS (Marine Commandos) - Pasukan Khusus Angkatan Laut India
MARCOS - Marine Commandos
Fase Ketiga , Disebut Prahars atau Probational Phase, dengan masa pelatihan sekitar satu tahun dan merupakan puncak dari MARCOS Training Course dan semacam masa percobaan. Fase ini dilakukan di berbagai grup MARCOS yang tersebar dibeberapa tempat terpisah sesuai wilayah penugasannya, yaitu Mumbai, Cochin, Visakhapatnam dan Port Blair. Para kandidat MARCOS ditempatkan bersama dengan personel MARCOS aktif untuk menimba dan memperdalam ilmu pasukan khusus. Materi-materi utama yang dipelajari yaitu :
1.    Tembak runduk/ sniper
2.    Penguasaan senjata berat seperti rudalpanggul anti tank maupun anti pesawat
3.    Skydiving ke perairan
4.    Pertempuran anti gerilya dan kontra insurjen
5.    Serangan Surgical/ anti pembajakan
6.    Serbuan ke kapal termasuk VBSS ( Visit Board Search and Seizure )
7.    Pembebasan sandera
8.    Demolisi, membuat bahan peledak ataupun menetralisir bahan peledak hasil improvisasi atau IED ( Improvised Explosive Device )
9.    Pengenalan dan pelatihan bahasa serta budaya asing,khususnya yang sering dipakai oleh para pelaku tersangka terorisme
10.    Pengamanan obyek vital, khususnya diwilayah perairan, misalnya anjungan minyak lepas pantai
11.    Pelatihan misi-misi pasukan komando pada ketinggian tinggi ( high altitude commands course ) dilakukan di Parval Gathak School di Tawang, Arumachal Pradesh. Ini merupakan materi penutup yang berlangsung selama sekitar empat minggu, sekilas agak janggal karena melatih pasukan khusus matra laut di pegunungan yang berketinggian tinggi, tetapi hal ini dilatar belakangi perseteruan dengan Pakistan terutama di wilayah Kashmir.

Durasi pelatihan MARCOS  yang sebenarnya adalah sekitar satu setengah hingga dua tahun. Dua bulan pertama kandidat mulai dilatih dengan dasar menyelam dan keterampilan  taktik komando. Para kandidat dilatih dalam setiap aspek peperangan modern dan dalam setiap situasi, termasuk menembak sambil berbaring, berdiri, sambil berlari dengan kecepatan penuh, bahkan mundur dan melihat ke dalam cermin-dengan waktu reaksi 0.27 detik. Program pelatihan yang paling ketat adalah “kematian merangkak” yaitu para kandidat diharuskan merangkak menempuh jarak sekitar 800 meter  penuh perjuangan melalui lumpur , membawa beban peralatan seberat 25 Kg dan setelah menempuh 2.5 km halangan pertama sebagian besar prajurit akan gagal. Setelah itu, ketika trainee kelelahan dan kurang tidur, ia harus menjalani ujian akhir, yaitu menembak sasaran 25 meter. MARCOS adalah pakar dalam segala macam senjata dan instrumen, mulai dari pisau, busur, senapan runduk, pistol, senapan serbu, senapan mesin ringan hingga tangan kosong. Menjadi penyelam yang tangguh, sehingga mereka dapat mencapai pantai musuh dengan berenang di bawah laut. Mereka juga dilatih untuk terjun ke atas  perairan terbuka dengan beban tempur penuh. Para kandidat juga dilatih untuk melakukan penyelaman dari udara dan laut.
Diakhir pelatihan, para kandidat yang tersisa dan bertahan sampai dilantik menjadi operator MARCOS hanya berkisar 10% dari jumlah awal dan rekor tertinggi paling banyak adalah  sekitar 25%.

Seperti halnya pasukan khusus lain di dunia, kegiatan operasi milter yang dilakukan penuh dengan kerahasiaan dan sangat minim publikasi, namun ada beberapa operasi militer yang telah dilakukan MARCOS yang bisa diungkapkan, antara lain :
MARCOS (Marine Commandos) - Pasukan Khusus Angkatan Laut India
MARCOS - Marine Commandos

1.    Operation Pawan (1988), MARCOS sukses menjalankan misi penyerbuan markas gerilyawan Macan Tamil di Srilangka dan mendukung dan mendukung Indian Peace Keeping Force ( IPKF) dalam perebutan kembali pelabuhan Jaffna dan Trincomalee dari tangan gerilyawan Macan Tamil. IPKF dikirim ke Srilangka dalam rangka perjanjian antara India dengan Srilangka.
2.    Operation Tasha, Dilakukan menyusul operation Panwar, operasi ini mengamankan daerah pesisir Tamil Nadu dari sisa-sisa gerilyawan Macan Tamil (LTTE)
3.    Operation Cactus (1988), Merupakan intervensi militer India untuk membantu pemerintahan Republik Maladewa ( Maldives ) dari kudeta bersenjata. Kudeta tersebut disokong oleh PLOTE, salah satu kelompok Militan Tamil yang menyediakan sekelompok prajurit bersenjata dengan imbalan uang. MARCOS berhasil menangkap tentara bayaran yang mencoba melarikan diri dengan membajak sebuah kapal kargo.
4.    Operation Leech, Operasi ini untuk membantu pemerintah Burma ( Myanmar ) untuk membungkam kelompok gerilyawan di wilayah kepulauan Andaman. Operasi ini termasuk rahasia dan sering dikritik oleh aktivis hak asasi manusia.
5.    Operation Rakshak, Misi kontra insurjensi secara klandestin di wilayah Kashmir.
6.    Operation Vijay atau perang Kargil (1999), Merupakan operasi klandestin dalam perang India-Pakistan, yang operasinya tidak pernah diungkap ke media.
7.    Operation Black Tornado (2008) Misi Marcos dalam peristiwa serang teror Mumbai, MARCOS mendapat tugas menejar dan menghabisi sisa-sisa teroris bersenjata yang masih ada dengan menyerbu Hotel Trident dan Hotel Taj Mahal.
MARCOS (Marine Commandos) - Pasukan Khusus Angkatan Laut India
MARCOS - Marine Commandos
8.    Pembebasan kapal niaga MV Jag Arnav yang di bajak di Teluk Aden pada November 2008.
9.    Menggagalkan pembajakan kapal niaga berbendera Ethiopia MV Gibe di lepas pantai Somalia.
10.    Pada bulan Agustus 2012, menyergap kapal niaga Nafis-1 yang dicurigai platform bagi pemberontak, dan setelah penggeledahan ditemukan senjata otomatis dalam jumlah besar.Kapal ini diduga dipakai untuk penyelundupan senjata.

Persenjataan :
Berikut beberapa persenjataan yang digunakan oleh pasukan MARCOS :
•    Browning Hi-Power 9mm Semi-automatic pistol
•    Glock 17 9mm Semi-automatic pistol
•    SIG P226 9mm Semi-automatic pistol
•    1A SMG 9mm Sub-machine gun
•    Uzi 9mm Sub-machine gun
•    HK MP5 9mm Sub-machine gun
•    AKM Assault rifle and it’s variants
•    AK-103 Assault Rifle
•    AKS-74U Compact assault rifle
•    INSAS 5.56 mm NATO Assault Rifle
•    Colt M16A2 5.56mm NATO Assault rifle
•    Colt M4A1 5.56 mm NATO Carbine
•    TAR-21 Tavor 5.56 mm NATO Assault rifle
•    1A SLR 7.62mm NATO Battle Rifle
•    APS Underwater assault rifle
•    Dragunov SVD Semi-automatic sniper rifle
•    Heckler & Koch MSG90 Semi-automatic sniper rifle
•    OSV-96 Anti-material rifle

Senjata Pendukung
•    IMI Negev Light machine gun
•    PK General purpose machine gun
•    FN MAG 7.62 mm General purpose machine gun
•    GP-25 40mm Grenade Launcher
•    M203 40mm Grenade launcher
•    AGS-17 Automatic grenade launchers
•    RCL Mk III 84mm Recoilless rifle
•    Shipon Anti-tank weapon
•    9K38 Igla MANPADS

Kendaran Tempur

•    Westland WS-61 Sea King transport helicopter
•    Chetak Utility helicopter
•    HAL Dhruv Utility helicopter
•    Cosmos CE-2F X100 two-man submarines

Tugas Utama:
•    Perang Ampibhi
•    Perang dengan kontak langsung
•    Pasukan khusus pengintai
•    Kontra Teroris
•    Perang non konvensional

Tugas Lain:
•    Tim pengenalan Medan
•    Tim penyelamat pasukan


( Sumber : en.wikipedia.org , Majalah Commando Edisi No 06 Tahun 2012 )
Like the Post? Share with your Friends:-

Pecinta Militer
Posted By: Pecinta Militer

0 comments:

POST A COMMENT

Contact Us

Name

Email *

Message *

 

Histats

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Flag Country

Free counters!
Copyright © . PecintaMiliter. All Rights Reserved.
Designed by :- Pecinta Militer |