MiG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter | Pecinta Militer Pecinta Militer: MiG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter
Pecinta Militer

SUBSCRIBE FOR MORE VIDEOS

Monday, 25 July 2016

MiG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter

MIG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter
MiG-35 Fulcrum F  Sumber Gbr. toad-design.com

MIG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter
MiG-35 Fulcrum F  Sumber Gbr.  defence.pk
Spesifikasi :

Type                                         : Multirole fighter
Awak                                        : 1 (MiG-35) atau 2 (MiG-35D)
Pembuat                                   : Mikoyan-Gureyvich (MiG)
Kecepatan Maks                      : Mach 2.25 (2.400 km/jam)
Jelajah Maks                            : 2.000 Km (3.100 Km dengan 3 tangki eksternal)
Radius Tempur                        :1.000 Km
Ketinggian Terbang Maks       : 54.000 - 57.000 kaki
Panjang / Tinggi                      : 17.3 m /  4.7 m
Bentang Sayap                         : 12 m
Berat Kosong                           : 11.000 Kg
Berat Maksimum                     :  29.000 Kg
Rival Terdekat                         : F/A-18E/F Super Hornet








Dalam pameran kedirgantaraan internasional Aero India di Yelahanka Air Force Station, Bangalore, India , banyak penonton dibuat takjub karena ternyata MiG-35 yang secara khusus diboyong oleh Rusia tersebut mampu menyaingi kehebatan Sukhoi yang mampu melakukan manuver yang sangat menakjubkan di udara. MiG-35 tersebut sangat jauh berbeda dari MiG-29 yang telah digunakan oleh
AU India sejak 1986, selain memiliki manuverabilitas yang tinggi, MiG-35 juga mempunyai banyak sekali kelebihan dibandingkan dengan pendahulunya.
MIG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter
MiG-35 Fulcrum F  Sumber Gbr.  f-25.com

Dua tahun kemudian dalam Aero India ke-7 (2009) Rusia kembali menghadirkan armada MiG-35, dan kali ini para penerbang MiG India diberi kesempatan untuk merasakan langsung kehebatan MiG-35  dengan segala kelebihan yang ada. Hal itu sekaligus sebagai promosi supaya India tertarik untuk membeli MiG-35 Rusia tersebut, dan MiG-35 pun ikut serta dalam proses tender  Penempur Medium Multiguna (MMRCA- Medium Multi Role Combat Aircraft) AU India sebanyak 126 pesawat senilai 14,92 Milyar dolar AS (yang kemudian naik menjadi 20 Milyar dolar AS). Saat itu MiG-35 bersaing dengan Dasault Rafale, Eurofighter Typhoon, Jas 39 Gripen, F/A-18IN Super Hornet dan F-16IN Fighting Falcon (huruf IN menandakan versi untuk India) walaupun kemudian akhirnya MiG-35 yang diandalkan Rusia sebagai penempur multimisi generasi 4++ kalah dalam persaingan pada 27 April 2011, dan tanggal 31 Januari 2012 India mengumumkan Dasault Rafale sebagai pemenang tender dalam program MMRCA India, dan belakangan pengumuman tersebut dievaluasi ulang lagi pada 2013 karena pabrikan Eurofighter Typhoon memberikan tawaran penurunan harga.
MIG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter
MiG-35 Fulcrum F  Sumber Gbr.   cedarsrevolution.net






Terlepas dari itu semua, MiG-35 mulai dibuat tahun 2001, dan berbeda dengan MiG-29 varian dasar.MiG-35 (single seater) nomor 156 (di Rusia diberi kode MiG-29OVT) dan MiG-35D (double seater) nomor 154, masing-masing dikembangkan dari MiG-29M (buatan tahun 1991) dan MiG-29M2 (buatan tahun 1990). Selain airframe yang diperkuat supaya bisa membawa bahan bakar dan senjata lebih banyak, pesawat ini juga dijejali dengan tehnologi mutakhir yang digunakan pada MiG-29K/KUB Shipborne Fighter (tahun 2006) yang dirancang Rusia untuk India. MiG-35 tersebut dilengkapi berbagai macam tehnologi meliputi sistem avionika/ elektronika dan sistem penglihatan-informasi (Information-Sighting System) generasi kelima. Disamping itu, MiG-35/35D  juga adaptif dengan berbagai senjata modern buatan Rusia maupun negara lain, dan tidak hanya untuk pertempuran udara, tetapi juga menjadi penempur untuk melakukan misis pemboman terhadap sasaran di permukaan. Kemampuan pengamatan di udara diperkuat perangkat Opto-Electronic dan radar yang mampu mengintegrasikan misi gabungan.
Kemampuan tempur pesawat di udara juga bertambah karena menggunakan sistem pertahanan udara terintegrasi (Airborne Integrated Defense System). Dalam mengembangkan MiG-35 ini, Rusia bekerja sama dengan beberapa perusahaan negara lain, salah satunya yaitu  dengan Italia melalui RAC MiG untuk memenuhi kebutuhan perangkat Jammer. Radar yang digunakan MiG-35 ini juga dari generasi terbaru jenis Active Electronically Scanned Array (AESA), yakni radar Zhuk-MAE (E menandakan ekspor) buatan Phazotron NIIR yang memiliki cakupan luas dan jangkauan deteksi jauh. Radar tersebut mampu melacak target  di udara dengan jarak 160 Km serta melacak target di darat/ laut sejauh 300 Km. Mig-35 mampu melacak 30 sasaran sekaligus dan mengunci 8 diantaranya. MiG-35 juga dilengkapi Optical Locator System (OLS)-35 yang fungsinya mirirp dengan radar, bedanya OLS-35 tidak memancarkan emisi, sehingga tidak terdeteksi oleh musuh, disebutkan bahwa OLS-35 bisa mendeteksi pesawat siluman buatan Amerika sekalipun.
MIG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter
MiG-35 Fulcrum F  Sumber Gbr.  en.wikipedia.org
Perangkat lainnya yang ada dalam MiG-35 yaitu MIL-STD-1553 Databus rancangan Ramenskoye Design Company. Sistem perangkat terbuka ini memungkinkan untuk digunakannya perangkat avionik yang biasa digunakan pada pesawat Amerika, Perancis maupun Israel. Kelebihan lainnya yaitu mesin berpenyembur ke segala arah  KliVT (Klimovskiy Vector Tyagi atau Klimov Vectoring Thrust) yang dapat digerakkan keatas dan kebawah serta ke kiri dan ke kanan. Mesin yang digunakan adalah Klimov RD-33MK(V) "Morskaya Osa" yang mampu menghasilkan gaya dorong maksimum 19.840 pon (88,3 kN). Asap yang dikeluarkan lebih tipis dan meningkatkan gaya dorong sebesar 1.540 pon (6,9 kN) atau sebesar 7% dibanding mesin lama RD-33 (MiG-29 dan MiG-29KUB). Sementara penggunaan Vectored-Thrust Nozzle diklaim mampu meningkatkan efisiensi dalam bertempur sebesar 12-15%, dan juga masa pakai yang telah ditingkatkan hingga 4.000 jam dengan masa overhaul setiap 1.000 jam.
MIG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter
MiG-35 Fulcrum F  Sumber Gbr.  youtube.com
MiG-35 dilengkapi dengan sembilan pylon (cantelan) yang mampu membawa berbagai rudal udara ke udara maupun udara ke darat seberat 7.000 ton (kurang dua ton dari kapasitas Su-27/30). Pilihannya yaitu empat rudal AA-10 Alamo (R-27-R/T/ER/ET), empat AA-8 Aphid (R-60M) 8 AA-11 Archer (R-73E/R, R-74M) atau 8 AA-12 Adder (R-77). Untuk rudal udara ke darat meliputi empat AS-17 Krypton (Kh-31A/P) atau empat AS-14 Kedge (Kh-29T/L). Senjata internal yang diusung adalah kanon GSh-30-1 kaliber 30 mm 150 putaran. kemudian juga ada roket yang meliputi S-8, S-13, S-24, S-25L, S-250 dan berbagai bom meliputi KAB-500L/T (berpemandu) dan FAB-250/500/500 fuel-air explosive (tak berpemandu).
MIG-35 FULCRUM F - Multirole Fighter
MiG-35 Fulcrum F  Sumber Gbr.  en.wikipedia.org
Dapat dikatakan bahwa MiG-35 Fulcrum F yang merupakan kode varian ekspor dari MiG-29M OVT merupakan pesawat unggulan kelas generasi 4++. Di Rusia sendiri pesawat yang berada dalam kelas medium-weight dan oleh para pejabat militer Rusia disetarakan dengan F-35 Lightning II ini diharapkan akan melengkapi kekuatan AU Rusia, yang walaupun nama besar MiG tersebut saat ini meredup dan kalah dengan pamor Sukhoi yang terus meningkat.












Sumber :  Majalah Angkasa  No. 6 Maret 2013/ XXIII
Like the Post? Share with your Friends:-

Pecinta Militer
Posted By: Pecinta Militer

0 comments:

POST A COMMENT

Contact Us

Name

Email *

Message *

 

Histats

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Flag Country

Free counters!
Copyright © . PecintaMiliter. All Rights Reserved.
Designed by :- Pecinta Militer |