U-Boat Andalan NAZI Jerman di Samudera | Pecinta Militer Pecinta Militer: U-Boat Andalan NAZI Jerman di Samudera
Pecinta Militer

SUBSCRIBE FOR MORE VIDEOS

Wednesday, 13 July 2016

U-Boat Andalan NAZI Jerman di Samudera


U-boat U-308
U-boat di Kiel Naval Base, Jerman
U-251
U-2511 Bergen
Dalam ejaan bahasa Jerman ditulis U-Boot adalah singkatan dari Unterseeboot, yang artinya undersea boat atau kapal yang beroperasi di bawah air atau kapal selam.Dalam bahasa Jerman sendiri, istilah U-Boot berlaku pada semua kapal selam militer, tidak terbatas pada kapal selam militer Jerman saja. Untuk kapal selam non-militer istilah Tauchboot yang digunakan. Pada Perang Dunia II terjadi perang kapal selam yang sangat masif,saat itu Jerman mengerahkan sejumlah besar armada kapal selamnya untuk menyerang
kapal-kapal Inggris. Jerman mengerahkan lebih dari seribu kapal selam selama periode 1939-1945. Pada tahun 1942-1943 terjadi perang U-boat yang paling fenomenal di Atlantik, terkenal dengan nama Pertempuran Atlantik ( Battle of Atlantic). Di medan pertempuran ini, kapal-kapal selam Jerman berhasil menenggelamkan sekitar 3.500 kapal dagang, 175 kapal perang, 14 juta ton kargo, 741 pesawat serta lebih dari 36.000 pelaut Inggris. Di pihak Jerman sendiri kehilangan hampir 800 U-boat dan kehilangan sekitar 30.000 pelaut dari total 38.000 yang diturunkan Al Jerman (Kriegsmarine). Peperangan ini tidak hanya melibatkan kapal selam saja, tetapi juga kapal-kapal permukaan serta pesawat udara.
Pada awal pertempuran, Jerman sukses menenggelamkan kapal-kapal Inggris dan Amerika Serikat serta mengobrak abrik kapal-kapal suplai logistik Inggris. Winston Churchill, Perdana Menteri Inggris dalam pidatonya setelah selesai perang berkata "The only thing that ever really frightened me during the war was the U-boat Feril" yang intinya adalah satu-satunya hal yang membuatnya benar-benar kuatir selama perang adalah serangan dari kapal selam.

Karl Donitz, Panglima U-boat Nazi Jerman

Sejak awal, Laksamana Karl Donitz, Panglima U-boot Jerman telah mengatakan bahwa alat perang yang paling berguna dalam Pertempuran Atlantik adalah kapal selam atau U-boat, yang dibutuhkan Jerman bukan kapal-kapal perang berukuran besar, tetapi kapal selam yang sulit terdeteksi dan bersenjata mematikan, teorinya tersebut terbukti benar dengan hancurnya kapal perang Bismarck ataupun Admiral Graf Spee yang berukuran besar oleh kapal-kapal perang Inggris. Saat memimpin armada kapal selam, Karl Donitz punya taktik yang disebut "Wolf Pack" yang melibatkan kekuatan udara.
Amerika Serikat sendiri kemudian memberikan bantuan dengan mengirimkan ribuan pesawat pengintai sekaligus pembom, baik dengan jalan pembelian atau sewa. Pesawat pembom tersebut digunakan Inggris sebagai pesawat pengintai laut sekaligus pemburu kapal selam Jerman. Pesawat-pesawat tersebut dilengkapi radar khusus ASV (Air to Surface Vessel) yang bisa mendeteksi kehadiran U-boot Jerman pada malam hari atau saat cuaca buruk, dan dilengkapi dengan persenjataan seperti depth charges dan roket serta senapan mesin diberbagai sisi untuk pertahanan diri, yang akhirnya mampu membalikkan keadaan dan memenangkan pertempuran atas Jerman.

Komandan U-Boot yang melegenda selama Perang Dunia II

    Otto Kretschmer
Otto Kretschmer
Lahir di Hajduki Nyskie, Polandia Tanggal 1 Mei 1912. Dianggap sebagai komandan U-Boot paling sukses dengan menenggelamkan 47 kapal milik sekutu dengan total tonase 274.333 ton dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun (September 1939- Maret 1941). Sepanjang kariernya Kretschmer memimpin tiga kapal selam U-Boot, yaitu U-35, U-23, dan U-99. Dijuluki „Otto den Schweigsamen“ atau Silent Otto (karena kepiawaiannya menjalankan U-Boot nyaris tanpa suara) dan mendapat medali khusus Ritterkreuz zum Eisernen Kreuz mit Eichenlaub und Schwertern dari Kriegsmarine.

Otto Kretschmer meninggal dunia pada tanggal 5 Agustus 1998 karena kecelakaan kapal saat merayakan ulang tahun pernikahannya yang ke-50.

    Wolfgang Lüth

Wolfgang Lüth
Wolfgang August Eugen Lüth Lahir pada 15 Oktober 1913, adalah pemimpin U-boat paling sukses kedua selama PD II. Dalam 17 Operasi selama 609 hari di laut dengan U 9, U 138, U 43 dan U 181 menenggelamkan 47 kapal dengan tonase bobot mati 225.755. Bersama Albrecht Brandi menjadi komandan U-Boot yang dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwertern und Brillanten.
Wolfgang Lüth meninggal di Flensburg, Jerman pada bulan Mei 1945.








Günther Prien

Günther Prien
Lahir di Osterfeld, Jerman pada 16 Januari 1908 dan peraih penghargaan Knight Cross of the Iron Cross. Dengan U-Boot 47 nya (U-47), sukses menenggelamkan kapal perang Inggris HMS Royal Oak di pangkalan Scapa Flow pada tanggal 14 Oktober 1939. Hasil ini dianggap sangat brilian karena berhasil menerobos masuk ke dermaga yang sangat dijaga ketat oleh Angkatan Laut Inggris, kemudian kembali dengan selamat ke Jerman. Dilaporkan Hitler sendiri yang menyematkan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada Günther Prien. Total ia telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal milik sekutu dengan total tonase sekitar 200.000.
Günther Prien
U-47 dinyatakan hilang pada tanggal 7 Maret 1941 di Southern Region, Islandia dan sampai dengan hari ini, tidak penjelasan yang rinci tentang apa yang terjadi pada U-47 beserta 45 orang awaknya.


    Erich Topp

Erich Topp
Lahir di Hanover, Jerman pada 2 Juli 1914, adalah KOmandan U-boat paling sukses ketiga selama PD II. Total 34 kapal dengan tonase bobot mati 200.000 yang berhasil ditenggelamkan. Mendapatkan penganugerahan Ritterkreuz zum Eisernen Kreuz mit Eichenlaub und Schwertern.
Erich Topp meninggal di  Süßen, Jerman pada 26 Desember 2005.

    






Joachim Schepke
Joachim Schepke

Lahir di Flensburg, Jerman pada 8 Maret 1912. Dianugrahi penghargaan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Joachim Schepke adalah kapten U-100. Selama perang menenggelamkan 37 kapal sekutu dgn bobot lebih dari 130.000 ton, sayang keberuntungan kurang berpihak padanya. Pada 17 Maret 1941 di wilayah perairan islandia dua destroyer AL lnggris HMS Vanoc dan HMS Walker berhasil memaksa muncul U-100 ke permukaan, dan entah sengaja atau tidak HMS Vanoc menabrak U-100 menyebabkan sang Kapitänleutnant yg berada di anjungan terjepit dan tenggelam bersama U-100.

Pesawat-Pesawat Pemburu U-Boat

Antara lain yaitu :

1. Lockheed Hudson Mk VI
Lockheed Hudson Mk VI

Merupakan pesawat pengebom dan sekaligus pengintai yang diproduksi antara tahun 1942-1943 sebanyak 2.941 unit, termasuk sebanyak 450 unit varian Mk VI

2. Short Sunderland Mk II
Short Sunderland Mk II

Pesawat amfibi pembom ini diproduksi tahun1938-1946 oleh pabrik Short Brothers, Inggris sebanyak 777 unit Short Sunderland Mk II, varian Mk II hanya sebanyak 43 unit saja.

3. Consolidated Liberator GR.Mk I


Consolidated Liberator GR.Mk I

B-24 Liberator (model 32) buatan Consolidated Aircraft dikirimkan Amerika Serikat kepada AU Inggris (RAF) sebanyak 20 unit pada tahun 1941 dan dioperasikan oleh No. 120 Squadron di Aldergrove. Pesawat ini meningkatkan kekuatan RAF kemampuannya untuk terbang lama dan dilengkapi persenjataan yang handal.

4. Konsolidated PBY Catalina Mk II
Consolidated PBY Katalina Mk II

Pesawat ini dibuat oleh Consolidated Aircraft sebanyak 3.305 unit antara tahun 1936-1945 dengan fungsi sebagai pesawat patroli maritim dan dioperasikan oleh No. 209 Squadron.




Sumber :
- Majalah Angkasa No. 11  Agustus 2016/ Tahun XXV
- en.wikipedia.org
Like the Post? Share with your Friends:-

Pecinta Militer
Posted By: Pecinta Militer

0 comments:

POST A COMMENT

Contact Us

Name

Email *

Message *

 

Histats

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Flag Country

Free counters!
Copyright © . PecintaMiliter. All Rights Reserved.
Designed by :- Pecinta Militer |