G I S - GRUPPO INTERVENTO SPECIALE - Pasukan Khusus Intervensi Italia | Pecinta Militer Pecinta Militer: G I S - GRUPPO INTERVENTO SPECIALE - Pasukan Khusus Intervensi Italia
Pecinta Militer

SUBSCRIBE FOR MORE VIDEOS

Sunday, 26 June 2016

G I S - GRUPPO INTERVENTO SPECIALE - Pasukan Khusus Intervensi Italia


GRUPPO INTERVENTO SPECIALE ( GIS ) - Pasukan Khusus Intervensi Italia
Gruppo Intervento Speciale ( GIS )
Pasukan khusus ini adalah merupakan bagian dari  L'Arma dei Carabinieri ( The Carabinieri Corps ) yang bertugas menangani terorisme, penyelamatan sandera, pembajakan, penculikan serta kejahatan kekerasan, mengamankan aset-aset vital negara, dapat juga diserahi tugas oleh Carabinieri General Command untuk melakukan pengamanan VIP dan lain sebagainya. GIS telah memiliki banyak
GRUPPO INTERVENTO SPECIALE ( GIS ) - Pasukan Khusus Intervensi Italia
Gruppo Intervento Speciale ( GIS )
pengalaman dalam menangani kejahatan yang
dilakukan oleh organisasi kejahatan seperti Sicilian Mafia ataupun kelompok teroris seperti Brigade Merah ( Red Brigade ), dan selama ini tiap misi yang diemban oleh GIS belum pernah ada yang gagal.
Karena GIS merupakan bagian dari carabinieri, maka GIS dapat dikirim keluar Italia untuk memimpin operasi anti teror atau melindungi warga Italia dari serangan terorisme.
Jumlah personel GIS diperkirakan antara 70-159 personel, dipimpin oleh seorang Letnan Kolonel dan terdiri dari bagian komando, administrasi, pelatihan/ training, pandu/ sniper/ pengintaian serta bagian pertempuran.

Bagian pertempuran ( Combat Section )  Merupakan bagian penyerang utama dan dibagi menjadi tiga detasemen, masing-masing detasemen terdiri dari empat orang tim pelaksana pembuat komando, seorang ahli EOD, ahli climbing / mendaki, dan ahli perlengkapan.

Bagian Pandu/ Sniper  Terdiri dari seorang komandan dan tiga orang tim pandu/ pengintai ( dua pengintai dan satu pandu ), pandu dan pengintai akan sering bergangtian tugas jikamelakukan suatu operasi yang cukup lama.
GRUPPO INTERVENTO SPECIALE ( GIS ) - Pasukan Khusus Intervensi Italia
GRUPPO INTERVENTO SPECIALE ( GIS )
Satu detasemen akan selalu disiagakan dipangkalan dan siap untuk diberangkatkan atau ditugaskan dalam waktu 30 menit dari pemberitahuan, tim dan perlengkapan untuk skenario yang berbeda telah diatur sebelumnya, sarana transportasi seperti helikopter dan pesawat juga telah disiagakan. Detasemen kedua dapat dikirimkan dalam waktu tiga jam dan sisa satuan yang lainnya akan mengikuti kemudian dalam waktu 24 jam, dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, secara signifikan mengurangi waktu yang dibutuhkan.

SEJARAH PEMBENTUKAN GIS

GRUPPO INTERVENTO SPECIALE ( GIS ) - Pasukan Khusus Intervensi Italia
Gruppo Intervento Speciale ( GIS )
Pada tahun 1970an, italia telah dikacaukan oleh kegiatan terorisme Brigade Merah ( Red Brigade ), walaupun pemerintah belum mengambil langkah resmi untuk mengatasi hal tersebut, tetapi kalangan militer telah mengantisipasinya, Resimen Penyergapan Airborne ke-9 ( 9th Airborne Assault Regimnet ) "Col Moschin" dan COMSUBIN ( Komando Peperangan Khusus Laut ) telah membentuk satuan kecil dengan percobaan dan pengembangan taktik anti terorisme.
18 Oktober 1977, aksi GSG 9 Jerman dalam operasi penyelamatan 86 penumpang dari pembajakan pesawat lufthansa dalam perjalanan menuju Somalia, telah mrubah sikap pemerintah Italia. Menteri Dalam Neger Italia, Fransisco Cossiga segera menginstruksikan pembentukan tiga UNIS ( Unita Intervensi Speciali atau Kelompok Khusus Intervensi ), masing-masing dari COMSUBIN, Col Moschin dan Carabinieri ( diambil dari batalyon parasut carabinieri pertama "Tuscania" ) yang dikhususkan untuk menangani terorisme dan operasi penyelamatan sandera. Batalyon Tuscania merupakan bagian dari Brigade Parasut Folgore yang juga merupakan anggota dari Col Moschin. Satuan membuat kemajuan dan membentuk Tim Rahasia UNIS, sedangkan Carabinieri membentuk nama baru , yaitu Gruppo Intervento Speciale atau GIS pada tanggal 6 Februari 1978.


Syarat untuk menjadi Anggota GIS :


- Anggota Batalyon Para Karabiner pertama TUSCANIA
GRUPPO INTERVENTO SPECIALE ( GIS ) - Pasukan Khusus Intervensi Italia
Gruppo Intervento Speciale ( GIS )
- Minimal bertugas di Batalyon tersebut selama 4 tahun (beberapa sumber mengatakan 2 tahun)
- Usia maksimal 30 tahun dengan catatan tugas yang sempurna
Pertama, calon personel GIS akan mengikuti serangkaian wawancara dengan pejabat senior GIS, pelatih fisik dan psikologis untuk mengetahui keseimbangan mental individu, kemampuan berfikir dengan jelas dan cepat, mengetahui pemahaman calon anggota GIS terhadap kebutuhan khusus sebagai pelaksana anti teror, serta memastikan bahwa calon memiliki motivasi yang tinggi untuk menjadi personel GIS. Selain itu juga ada pemeriksaan-pemeriksaan kesehatan untuk memastikan calon personel GIS tidak mempunyai penyakit atau cacat yang dapat membahayakan selama pelatihan ataupun operasi militer nantinya. Seleksi ini sangat ketat, dan hanya calon yang terbaiklah yang akan lolos dan menjadi personel GIS.
Para calon personel GIS yang lulus seleksi akan mengikuti kursus pelatihan aktual, secara keseluruhan pelatihan akan berlangsung selama 42 minggu dan dibagi menjadi dua, yaitu  :
- Pelatihan Dasar selama 18 minggu
- Pelatihan Khusus selama 24 minggu.

Pelatihan Dasar
1. Pelatihan fisik dan beladiri, para calon akan dilatih Wushu dan Thai Boxing
2. Dasar-dasar Demolisi, meliputi cara pembuatan bahan peledak sederhana dan cara menjinakkan bom, juga diajarkan cara menggunakan remote pengendali robot bersenjata atau water gun untuk menjinakkan bom.
3. Pelatihan senjata, para calon personel GIS dilatih menggunakan berbagai macam senjata, seperti pistol, senapan serbu, senapan mesin, senapan sniper dan lain-lain, serta diajari memilih senjata dan amunisi yang tepat dalam penugasan tertentu.
4. Peralatan Khusus, melatih calon menggunakan peralatan khusus seperti blower bertekanan udara untuk mendobrak pintu, alat bantu penglihatan malam, senjata mikro dan lain-lain.
GRUPPO INTERVENTO SPECIALE ( GIS ) - Pasukan Khusus Intervensi Italia
Gruppo Intervento Speciale ( GIS )
5. Teknik penyisiran, dalam Pelatihan Dasar ini hanya diajarkan tahap pendahuluan.

6. Teknik Climbing/ Rappeling, para calon personel diajarkan memanjat berbagai bentuk lereng / tebing serta memanjat tali dengan cepat.
7. Teknik Fotografi, semua calon personel diajarkan teknik pemotretan, pemrosesan dan lain sebagainya, bagi calon yang berasal dari scout/ reconnaissance, akan diberi pelajaran teknik fotografi lebih lanjut.
8. Penilaian Target, mereka akan belajar mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dan uraian teknis tentang target , termasuk informasi tentang bahan dan ketebalan tembok dan sebagainya untuk dapat melakukan penyergapan dengan baik.
9. Menembak. GIS menggunakan sistem simulasi canggih yang dikenal sebagai FATS ( Fire Arm Training System ). Senjata yang biasa digunakan GIS yaitu HK MP5, Beretta 92 dan I2S, dapat disesuaikan dengan sistem laser, yang pengunaannya diikuti dengan penggunaan layar yang dapat merasakan dampak laser, layar ini akan menunjukkan berbagai film dari skenario yang berbeda. Berdasar pada dampak laser, maka waktu reaksi dan ketepatan tembakan pelaku dapat ditentukan.
10. Aktifitas Kepolisian, tentang cara kerja dan metode yang digunakan polisi serta prosedur penahanan penjahat.
11. Perlindungan VIP, diajarkan cara memastikan keselamatan orang-orang pening, baik dari jarak dekat maupun jarak jauh.
12. Pertolongan Pertama, Pelajaran tentang perrawatan dasar terhadap korban yang terluka.

GRUPPO INTERVENTO SPECIALE ( GIS ) - Pasukan Khusus Intervensi Italia
Gruppo Intervento Speciale ( GIS )
Pelatihan Khusus
Bagi calon peserta yang lulus Pelatihan Dasar, akan melanjutkan ke Pelatihan Khusus (Specialization), dan bagi yang lulus tahap ini akan resmi dilantik menjadi personel satuan elite Italia, GIS.
1. Advanced Shooting. Disini diajarkan membedakan tembakan, kecepatan dalam membedakan target musuh dan orang tak bersalah dalam hitungan detik, teknik menembak dari sudut-sudut yang sulit, membuat tembakan ganda dan sebagainya.
2. Pelatihan Penembak Jitu. Hanya diperuntukkan bagi calonsniper/ scout  section. Mempelajari teknik sniper dan counter sniper, persembunyian dan penyamaran, penentuan koordinat tembakan dan penggunaan berbagai senjata, scope dan optik bagi penembak jitu, juga akan dikenalkan dengan sistin sincrofire, yaitu jaringan elektronik yang menghubungkan semua sniper dengan pusat komando, sistem ini memudahkan penembak jitu menentukan koordinat tembakan dan menembak dalam waktu bersamaan.
3. Advanced Explosive Technique. Pelatihan ini mengajarkan penggunaan peledak dalam penyelamatan sandera, jenis-jenis dan bentuk bahan peledak, pengunaan granat 40 mm dan sebagainya.
4. Pelatihan Ski dan Pendakian. Diadakan di Carabinieri Center. Yakni untuk pelatihan Alpine di hutan Val Gardenia dan Alpine Troops School di Aosta, teknik pendakian gunung dan karang terjal serta pelatihan lengkap ski.
5. Combat Diving. Semua peserta diajari combat diving dan defensive diving.
6. Pelatihan Menyelam dan Serangan Amfibi ( Amphibious Assault ). Pelajaran tentang dasar-dasar menyelam di Carabinieri Amphibious Center, Genova-Voltri, kemudian mereka akan mengikuti pelatihan di angkatan laut COMSUBIN guna mempelajari teknik lanjutan combat diving, amphibious raid, pengintaian dan teknik mendekati sasaran dengan perlengkapan khusus seperti perahu karet serta alat bantu pernafasan.
7. Pelajaran Infrastruktur. Untuk mengenalkan pada calon personel GIS pada berbagai medan, situasi dan kondisi penigasan yang mungkin akan mereka jalankan. Mereka mempelajari secara khusus berbagai jenis bangunan, pesawat, kereta api, bus, konstruksi dan desain bangunan serta berbagai cara untuk menerobos.
8 Taktik Gerilya dan Lawan Gerilya. Meliputi pengaturan serangan tiba-tiba, menghadapi serangan tiba-tiba, peperangan gerilya di daerah perkotaan dan lain-lain.
9. Aircraft Assault / Serangan Pesawat Udara. Disini akan diajarkan kemampuan khusus seperti penggunaan bahan peledak dan teknik lain untuk membuka pintu pesawat , penyerbuan ke dalam pesawat dan lain-lain.

( Sumber : Majalah Defender Tahun 1 Edisi 11 September 2006 )
Like the Post? Share with your Friends:-

Pecinta Militer
Posted By: Pecinta Militer
Comment Using

Comment Policy : We’re enthusiastic to see your comment. However, Please Keep in mind that all comments are moderated manually by our human reviewers according to our comment policy, and all the links are nofollow. Using Keywords in the name field area is forbidden. Let’s enjoy a personal and evocative conversation.

2 comments:

  1. What's Takіng place i am new to this, I stumbled սpon this I have found It positively helpful and it
    has aided mе out loads. I аm hoping to give
    a contribution & aid differеnt users like іtѕ aided me.
    Great job.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you my friend, i really happy to hear it.. if anything i could do, please let me know :)

      Delete

Contact Us

Name

Email *

Message *

 

Histats

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Flag Country

Free counters!
Copyright © . PecintaMiliter. All Rights Reserved.
Designed by :- Pecinta Militer |